Pandeglang,  (Antara Banten) - Kepala Bidang Objek Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Pandeglang Muhamad Hasan menjelaskan objek wisata pantai yang ada di daerah tersebut potensial berkembang jika dikelola secara maksimal.

"Di Pandeglang terdapat 17 objek wisata pantai dan semuanya memiliki keindahan, jadi sangat potensi untuk dikembangkan," katanya ketika dikonfirmasi di Pandeglang, Jumat (12/7).

Selama ini, kata dia, dari 17 pantai yang ada di Pandeglang, hanya telah  hanya Pantai Carita di Kecamatan Carita dan Pantai Tanjung Kecamatan Panimbang.

Menurut dia, dari sekitar banyak objek wisata pantai, hanya Pantai Karangsari, Carita yang dikelola pemerintah daerah, lainnya oleh Badan Usaha Miliki Negara, perusahaan dan perseorangan," katanya.

Ia juga menjelaskan, selama ini objek wisata pantai itu cukup banyak dikunjungi wisatawan, baik domestik maupun mancanegara, terutama Pantai Carita dan Tanjung Lesung.

Objek wisata pantai yang di Pandeglang, kata dia, yakni Pantai Karangsari, Pantai Perhutani, Matahari Carita, Lagundi, Pasir Putih dan Lombok, Cibenda dan Cidadu Mataram semuanya berada di Kecamatan Carita.

Kemudian Pantai Tanjunglesung, Panimbang, Citeureup dan Karang berada di Kecamatan Panimbang, Pantai Cikeuruh Wetan dan Pantai Selatan  Cikeusik berada di Kecamatan Cikeusik, Pantai Sindang Kerta berada di Kecamatan Sumur dan Pantai Panimbang Bama di Kecamatan Pagelaran.

Hasan mengaku optimistis objek wisata pantai tersebut akan semakin ramai di kunjungi pada tahun-tahun mendatang.

"Apalagi kalau pembentukan kawasan ekonomi khusus (KEK) pariwisata yang lokasinya di Pantai Tanjung Lesung sudah terealisasi, tentu akan mendorong peningkatan pengunjung ke pantai lainnya," ujarnya.

Kepala Seksi Promosi Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Pandeglang Imron Mulyana menjelaskan, promosi objek wisata yang ada di daerah itu, termasuk pantai terus dilakukan diantaranya melalui kegiatan pemeran.

"Kita terus melaksanakan promosi objek wisata yang ada, harapannya semuanya dapat dikenal dan menarik kunjungan wisatawan," katanya.(Ant/Humas)