Senin, 23 Oktober 2017

Lippo Cikarang "Ground Breaking" Orange County

id Lippo Cikarang
Lippo Cikarang
Menteri Perindustrian Saleh Husin (dua kanan) bersama Presiden Lippo Group Theo L Sambuaga (kiri), Presdir Lippo Cikarang Tbk loh Meow Chong (kanan) saat meninjau lahan proyek usai melakukan acara peletakan batu pertama pembangunan mega Kontruksi Orange County di Cikarang, Jawa Barat, Kamis (12/2). Pembangunan Proyek mega kontruksi ini dibangun diatas lahan seluas 322 hektar dengan total nilai investasi sebesar 250 triliun rupiah yang nantinya akan menjadi pintu gerbang ekonomi untuk pulau jawa dan kawasan Indonesia timur. ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal/Asf/nz/15.

Cikarang (Antara News) - PT Lippo Cikarang Tbk memulai pembangunan konstruksi globally connected city "Orange County" ditandai prosesi peletakan batu pertama (ground breaking) di Cikarang Kabupaten Bekasi Jawa Barat.


Peletakan batu pertama proyek ini dilaksanakan Menteri Perindustrian Saleh Husin,  Presiden Lippo Group Theo L. Sambuaga, CEO Lippo Homes Ivan Budiono, Presiden Direktur PT. Lippo Cikarang Tbk. Loh, Meow Chong beserta jajaran Direksi LPCK dan para perwakilan unit bisnis Lippo Group antara lain Lippo Malls Indonesia, Hotel Aryaduta Group, Universitas Pelita Harapan dan Siloam Hospitals Group.

Proyek mixed use ini ke depannya akan menjadi kawasan segitiga emas baru di Koridor Timur Jakarta karena berlokasi tepat di jantung area antara Lippo Cikarang, Delta Mas dan Jababeka serta memiliki akses gerbang tol tersendiri yaitu exit tol Cibatu, ujar Presiden Direktur LPCK - Loh, Meow Chong di Cikarang, Kamis.

Proyek senilai Rp250 triliun dikembangkan di atas lahan seluas 322 hektar dengan pembangunan mega konstruksi  seluas 16.500.000 meter persegi, terdiri dari area Lippo CBD seluas 82,3 hektar. 

Kawasan Central Business District atau CBD-nya ini lebih besar dibandingkan area pusat bisnis di beberapa kota besar di dunia seperti Hudson Yards New York, ICC Union Square Hongkong, atau Roppongi Hills Tokyo. Kondisi tersebut didukung oleh Pemerintah dengan adanya wacana pembangunan dua infrastruktur strategis yaitu Karawang International Airport dan Cilamaya Deep New Port.

“Ground breaking ini merupakan awal pembangunan Orange County yang membuktikan komitmen kami untuk menghadirkan suatu integrated development kelas dunia yang aman dan nyaman di area Lippo Cikarang  yang  telah membuktikan diri turut berperan menjadi pintu gerbang ekonomi untuk pulau Jawa dan kawasan Indonesia Timur,” ujar Meow.

Saat ini daerah disekitar area pengembangan Orange County telah memiliki economic base yang sangat kuat yaitu kawasan industri dan sudah menjadi destinasi perusahaan-perusahaan terkemuka dunia yang menanamkan investasi dalam bentuk industri manufaktur dengan label nama-nama besar seperti Toyota, Honda, Suzuki, Hyundai, Hankook, Danone, Coca-Cola, Bridgestone; sehingga menjadikan area ini memiliki populasi ekspatriat yang tinggi. 

"Komunitas ekspat Jepang tercatat lebih dari 3500 orang, juga warga Korea, Taiwan, Cina dan warga asing lainnya," kata Meow.

Lebih jauh, Ivan Budiono, CEO Lippo Homes mengatakan, unit bisnis residential Lippo telah sukses meluncurkan dua tower kondominium Irvine Suites dan Westwood Suites. 

Kedua tower ini  telah diluncurkan pada 29 November 2014 lalu dan dalam satu hari itu berhasil terjual tidak kurang dari 1.000-an modul unit kondo. Pembeli bukan hanya lokal yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia saja, tetapi juga para ekspatriat berbagai negara seperti dari Jepang, Korea, Taiwan dan India. Rencananya kami akan segera meluncurkan tower ketiga yaitu Pasadena Suites pada awal Maret 2015.”

Stanley Ang, Chief Marketing Officer LPCK menambahkan, sebagai langkah awal Orange County, di area Lippo CBD akan dimulai pembangunan tahap pertama diatas lahan seluas 19,5 hektar yaitu pembangunan dua tower kondominium Irvine Suites dan Westwood Suites. 

"Kami juga berterima kasih atas dukungan para strategic partner Orange County khususnya kepada Mitsubishi Corporation, Suzuki Motor Indonesia, Japanese Japan Club, Toyota Tsusho Corporation dan Oisca International College Foundation,” ujar dia.

Orange County mengalokasikan area yang luas untuk ruang terbuka hijau (RTH), sebesar 53 persen dari 322 hektar, dengan 5 landscape tematik yang mempunyai karakter unik-nya masing-masing. 

Di kawasan Orange County, terdapat pula sungai yang dimanfaatkan sebagai tempat rekreasi di jalur sabuk hijau (green belt) yang menghubungkan lokasi-lokasi di Orange County.

Orange County nantinya akan dibangun taman atap, mall, hunian, shopping street, hotel, perkantoran, longue, private club, convention centre, gedung bioskop, tempat makan, arena bermain, chappel, dan SOHO (small office home office).

Editor: Ganet

COPYRIGHT © ANTARA 2015

Baca Juga