Senin, 23 Oktober 2017

Disperindag Tangerang Lakukan Pemetaan Pedagang Bahan Material

id Disperindag Tangerang Lakukan Pemetaan Pedagang Bahan Material
Tangerang, (Antara News) -  Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Pemerintah Kabupaten Tangerang, Banten melakukan pemetaan terhadap pedagang besar dan lokasi penjualan terutama bahan material pembangunan.

"Perlu pemantauan berkala karena ketersediaan bahan bangunan untuk proyek pembangunan sangat penting," kata Kepala Disperindag Kabupaten Tangerang Jarnaji di Tangerang, Sabtu.

Jarnaji mengatakan upaya tersebut agar saat pembangunan di Kabupaten Tangerang tidak mengalami kendala dengan ketersediaan bahan material.

Dia mengatakan kebutuhan bahan material sangat penting apalagi saat ini daerah ini sedang membangun aneka proyek insfrastruktur agar jangan sampai terbengkalai.

Namun bahan material yang dipantau itu seperti pasir, batu kali, semen, batu belah, kerikil dan bahan penunjang untuk bangunan lainnya.

Saat ini Pemkab Tangerang sedang membangun stadion utama di Kecamatan Kelapa Dua dan aneka proyek lainnya seperti jembatan, sekolah maupun rumah sakit.

Untuk itu, ketersediaan bahan bangunan yang cukup adalah hal utama agar proyek tersebut tidak tersendat.

Dalam pemantauan itu, pihaknya mendata sejumlah pedagang bangunandengan skala besar seperti di Kecamatan Legok, Kelapa Dua, Kosambi, Balaraja maupun Kecamatan Cikupa.

Menurut dia, dalam perubahan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) maka Disperindag setempat memiliki tugas pokok dan fungsi (tupoksi) yang baru berupa pemantauan barang material pembangunan.

Masalah itu, katanya, karena ada bagian pemantauan Disperindag yakni  berupa barang kebutuhan pokok, barang penting dan logistik.

Dia menambahkan, untuk sementara pemantauan awal bahwa bahan material untuk pembangunan di daerah ini masih tersedia dalam jumlah yang memadai.

Bahkan menyangkut harga belum terjadi lonjakan meski banyak proyek besar swasta lainnya di daerah ini yang membutuhkan bahan material dalam jumlah besar.

Editor: Ganet

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga